sehat, inilah salah satu nikmat yang terlupakan oleh banyak orang.
tiga hari ini, demam n sakit kepala menghentikan segala aktivitas yang semestinya harus dikerjakan. badan terasa pegal2, lidah berasa pahit, dan semua makanan yang dimakan berasa hambar dan memuakkan. Otak seolah-olah gak mau diajak sedikit berpikir keras, pengennya tidur mulu,, padahal dengan tidur, rasa pusing semakin bertambah. Sehat, ya.. saya ingin segera sembuh Ya Allah,, masih banyak amanat yang harus dikerjakan,,
Hari ini ke kampuspun, benar2 dipaksakan untuk bisa datang.. ada deadline PBK, jadi rindu bapak dan ibuk di rumah niy :’(

Sampai di kampus.. Alhamdulillah ada kabar yang membawa angin segar ;) Ternyata, presentasi kelompok PBK saya, ditentuin hari Rabu oleh Pak  Hari.. makasih ya Pak.. sedikit lega niy..

Islam is my way. Alquran adalah pedoman hidup.. apapun masalah Anda, temukan jawabannya di Al-Qur’an.

Ternyata,, berlebihan memang tak baik.. Allah telah menyampaikannya di Al-Quran:

 

 

Islam is perfect.. hal terkecil maupun berbagai hal lain yang kita anggap sepele, diatur dalam Islam, misalnya saja untuk memotong kuku.. ada aturannya juga, masih teringat benar sampai sekarang saat itu guru agama menjelaskan bagaimana cara memotong kuku.. dimulai dari jari tengah tangan kanan, bergerak ke jari manis dan kelingking, ibujari , dan telunjuk, then ganti tangan kiri mulai dari ibu jari berurut sampai kelingking, nah,, selanjutnya pindah ke kelingking kaki kanan bergerak berurut sampai kelingking kaki kiri.. Nah untuk aturan potong kuku ini, saya belom tau manfaatnya apa. Mungkin diantara pembaca ada yang mengetahuinya, tolong ditanggapi ya?

Bagaimana saat makan dan minum pun ada aturan mainnya, ga boleh berdiri saat makan maupun minum, kalo minum jangan langsung sekali teguk, dan juga jangan meniup makanan atau minuman. Sebagaimana dalam hadits, Ibnu Abbas menuturkan

“Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).


Barusan saya baca dari milis, dari situlah saya tau mengapa kita dilarang meniup makanan. Bersumber pada salah satu milis kimia di Indonesia, ternyata, saat kita meniup makanan atau minuman, tiupan kita itu mengeluarkan gas CO2 yaitu karbon dioksida, yang apabila bercampur dengan air (H20), akan menjadi H2CO3 (asam karbonat), yaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic. Begitu pula dengan minum dalam sekali teguk, dalam sekali tegukan itu ada kemungkinan kita bernapas dan menghembuskannya saat kita minum, dan reaksi kimia di atas terjadi.

Subhanallah ya.. Selalu ada hikmah di balik semua aturan Islam.